Rumah Hemat Energi

Alhamdulillah tahun ini saya mendapatkan kesempatan untuk membangun rumah dari nol, from scratch. Saya mendapatkan kesempatan untuk menentukan semua material dan teknik konstruksi rumah walau beberapa hal tetap dibatasi dengan ketentuan perumahan dan tentunya dompet.

Salah satu kriteria rumah yang ingin saya capai adalah rumah yang hemat energi. Lebih spesifik lagi yaitu energi listrik.

Menurut analisis saya, salah satu kontributor pemakaian listrik terbesar adalah AC. Tinggal di negara tropis yang panas dan lembab sepertinya AC sudah hampir menjadi kebutuhan utama. Pertanyaannya adalah bagaimana cara mengurangi kebutuhan AC sehingga penggunaan listrik bisa berkurang.

Sudah lebih dari setahun terakhir saya mencari referensi bagaimana supaya tujuan ini tercapai. Kebanyakan sumber-sumber yang saya dapat berasal dari orang yang tinggal di daerah Amerika jadi mungkin tidak bisa langsung diterapkan begitu saja. Mulai dari kebutuhan yang (sedikit) berbeda, kondisi lingkungan yang berbeda, dan juga terkait dengan “kearifan lokal” dari segi teknik konstruksi, ketersediaan material, dan juga keahlian pekerja.

Ada beberapa referensi lokal yang saya temukan juga. Namun sayangnya kebanyakan hanya fokus kepada menjawab bagaimana tapi kurang menjelaskan mengapa teknik yang dicontohkan dapat membantu menghemat energi.

Jadi.. teknik apa saja kah yang akhirnya saya coba pakai? silakan tunggu tulisan-tulisan berikutnya 😁

Leave a Reply